Salah Fokus


ditulis oleh Marcel Josojuwono, 4 April 2020


Breaking News!

Begitulah notifikasi dari smartphone saya ketika sedang saat teduh di suatu pagi. Pandangan saya pun teralihkan oleh karena berita menakutkan dari virus yang terjadi belakangan ini. Saya pun jadi menghabiskan pagi saya dengan membaca berita tersebut.

Selanjutnya ternyata stay at home seharian tidak membuat situasi hati lebih baik. Mulai dari media sosial, perbincangan dengan teman – teman, bahkan acara televisi yang saya tonton malam hari pun bercerita mengenai virus! Pada akhirnya saya pun mengawali dan mengakhiri hari saya dengan mengisi pikiran saya dengan kekhawatiran akan pandemik yang sedang terjadi.

Fokus yang Teralihkan
Sebagai manusia seringkali perhatian kita teralihkan oleh karena kekhawatiran dan ketakutan akan situasi yang sedang terjadi. Sebenarnya rasa khawatir itu adalah hal yang natural, akan tetapi hal paling berbahaya adalah ketika perasaan tersebut sudah menguasai pikiran kita.

Rasa khawatir itu adalah hal yang natural, akan tetapi hal paling berbahaya adalah ketika perasaan tersebut sudah menguasai pikiran kita.

Perhatikan salah satu ayat di Matius 13:22
“[Benih] Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu, lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah

Iblis tahu kelemahan kita ini dan akan menggunakan segala cara untuk membuat kita semakin jauh dari Tuhan. Pada akhirnya iblis sangat senang ketika hidup anda jadi tidak berbuah. 

Lantas apa yang harus kita lakukan supaya kita tidak salah fokus khususnya di masa ini?

1. Isilah Pikiranmu dengan Firman
Salah satu cara untuk membuat dirimu tetap fokus dengan Tuhan adalah dengan menjaga hal apa yang masuk ke dalam pikiran anda. Kolose 3:2 berkata “Pikirkanlah perkara yang di atas, bukan yang di bumi”.

Ketika anda mengisi pikiran anda dengan segala hal yang berhubungan dengan Kerajaan Allah, maka seharusnya rasa takut itu bukan jadi masalah karena anda tahu ada Tuhan bersama dengan anda.

Mulai hari ini cobalah pikirkan hal berikut sesuai dengan Filipi 4:8
“Jadi akhirnya, saudara – saudara, semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu.”

2. Bangunlah gaya hidup PPW
Langkah berikut untuk membuat fokus anda tetap terarah pada Tuhan adalah dengan membuat gaya hidup anda untuk selalu terhubung dengan Tuhan. Akan tetapi gaya hidup yang seperti apa? Jawabannya adalah gaya hidup PPW – pray, praise and worship (doa, pujian dan penyembahan)

Gaya hidup ini bukan berarti anda mengunci diri, tidak bekerja dan hanya berdoa saja dirumah. Salah satu cara terbaik adalah dengan mencontoh gaya hidup Daud seperti tertulis di Mazmur. Dalam setiap situasi yang dihadapi, Daud secara terus menerus mengutarakan perasaannya kepada Tuhan. Akan tetapi pada akhirnya dia selalu beroleh kekuatan karena ada Tuhan beserta dengan Dia.

Aku senantiasa memandang kepada Tuhan; karena Ia berdiri di sebelah kananku, aku tidak goyah.

Mazmur 16:8

3. Batasi Segala Hal yang Mengalihkan Dirimu
Langkah terakhir untuk menjaga fokus anda adalah dengan membatasi apa yang menurut anda dapat menjauhkan diri dari Tuhan. Sebagai contoh jika hari – hari ini membaca berita secara terus menerus akan membuat anda khawatir, maka batasi waktu anda membaca berita. Jika media sosial membuat anda semakin depresi, maka lakukan social media distancing. Alihkanlah perhatian anda dengan sesuatu yang membangun harapan. 

Semua ini maksudnya bukan untuk membuat anda jadi “gak gaul”. Andalah yang tahu batas diri anda dan jangan sampai membuat anda menjadi jauh dari Tuhan.

Jadi Fokus Anda Kemana?
Sebelum terjadi wabah yang terjadi saat ini, saya selalu punya banyak alasan untuk tidak merenungkan firman. Waktu serasa tidak cukup karena bangun harus pagi dan kerja sampai malam. Akan tetapi ternyata di rumah pun ada banyak gangguan yang dapat menjauhkan diri dari Tuhan.  Pada akhirnya bekerja diluar rumah seringkali tidak sempat saat teduh, tetapi diam di rumah ternyata juga masih saja kelupaan! 

Pada akhirnya bekerja diluar rumah seringkali tidak sempat saat teduh, tetapi diam di rumah juga masih saja kelupaan!

Bagaimana dengan anda? Kemanakah mata anda memandang hari – hari ini. Cek diri anda sekarang dan waspadalah karena jangan – jangan anda sudah salah fokus!


Sparks! dibuat dengan suatu kerinduan agar semua orang dapat berkontribusi membagikan api kecilnya kepada orang lain. Jika setelah membaca artikel ini anda tergerak untuk berkontribusi melalui wadah ini, anda dapat menghubungi kami melalui email ke daylightworks@gmail.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s