Fulfilling Single Life

RGC Ladies Talk Episode 2 dengan narasumber Eric Suryadi
ditulis oleh Putri Eveline, 6 September 2020


Seringkali kita mengartikan “Single” sebagai sebuah status dimana seseorang sedang tidak berkencan atau tidak memiliki hubungan spesial dengan siapapun. Akan tetapi apabila kita mencoba untuk melihat masa “Single” dari sudut pandang yang berbeda, sebenarnya masa ini adalah sebuah masa yang indah dimana seseorang dapat mengembangkan seluruh potensi yang ada di dalam dirinya. Berkembang secara pribadi di dalam kemampuan, karakter dan juga membangun nilai-nilai di dalam diri sendiri yang akan dibawa pada saatnya nanti menuju suatu hubungan pernikahan. 

Menjadi sangat penting ketika seseorang sudah siap dan matang di dalam masa single, mengenali karakter yang ada pada diri sendiri serta tujuan dan panggilan di dalam hidup, sehingga orang tersebut akan siap untuk menjalani dan menikmati musim yang baru, yaitu musim dating. Semua karakter, kebiasaan, pola pikir, sudut pandang, dan sebagainya yang seseorang punya secara pribadi akan dibawa ke dalam hubungan. 

Menjadi sangat penting ketika seseorang sudah siap dan matang di dalam masa single, mengenali karakter yang ada pada diri sendiri serta tujuan dan panggilan di dalam hidup, sehingga orang tersebut akan siap untuk menjalani dan menikmati musim yang baru, yaitu musim dating


Mengambil keputusan untuk masuk ke dalam pernikahan adalah sebuah pilihan. Karena ketika dua orang memutuskan untuk menikah, bukan hanya menyatukan dua orang, tetapi dua keluarga dengan seluruh perbedaan budaya, latar belakang, juga semua permasalahan yang ada. Kenalilah dirimu sendiri dan pasanganmu selama masa dating dan pikirkan semuanya untuk jangka panjang sebelum memutuskan untuk masuk ke dalam pernikahan.

Ada beberapa hal-hal yang perlu dipersiapkan oleh seseorang secara pribadi di dalam masa single, yaitu, 

  1. Mindset / Pola pikir : memiliki pola pikir yang dewasa dan bertanggung jawab. Kedewasaan dan tanggung jawab adalah dua hal yang tidak dapat dipisahkan dan selalu berdampingan. Di dalam suatu hubungan. Terlebih hubungan yang memerlukan komitmen di dalamnya, tentunya memerlukan tanggung jawab. 
  2. Iman : membangun kehidupan iman secara pribadi secara disiplin. Hal ini sangat penting dan harus dibangun sedini mungkin.
  3. Inner Circle / Lingkungan pertemanan : memilih teman-teman dan lingkungan yang dapat membangun. Ingatlah bahwa pergaulan yang buruk akan merusak kebiasaan yang baik. 
  4. Financial / Keuangan : hal keuangan juga menjadi poin penting yang perlu diperhatikan. Untuk menuju ke dalam pernikahan, keuangan kamu dan pasangan adalah tanggung jawab kalian berdua, bukan menjadi tanggung jawab orang tua dan keluarga.

Ketika sudah masuk ke dalam masa dating, berkencan atau memiliki hubungan spesial dengan seseorang, kamu harus bisa menjadi diri kamu sendiri. Kamu tidak perlu malu untuk mengungkapkan apa yang menjadi kelemahanmu. Dan ketika pasanganmu mau menerima dan menolong dalam menghadapi kelemahanmu, tandanya kamu berada pada hubungan yang sesungguhnya, hubungan yang genuine. Kamu bisa merasa aman dan nyaman untuk menjadi diri kamu apa adanya.

Jangan hanya berfokus untuk mencari orang yang tepat. Jadilah orang yang tepat


Dalam proses pencarian pasangan, boleh saja untuk kita memiliki standar tertentu seperti apa pasangan yang kita mau. Misalnya, pasangan kita harus yang bertanggung jawab, dewasa, rajin bekerja, dan lain sebagainya. Ingatlah, dengan standar yang kita punya kita juga harus memantaskan diri supaya menjadi seseorang yang layak untuk memiliki pasangan seperti yang kita dambakan. Jangan hanya berfokus untuk mencari orang yang tepat. Jadilah orang yang tepat. 

Seringkali kita mendengar istilah “wanita diciptakan untuk menjadi penolong”. Karena sesungguhnya menjadi suatu kehormatan untuk seorang perempuan menjalankan peranan itu di dalam sebuah hubungan. Ada empat hal yang wanita harus miliki yang selalu didambakan seorang pria, dan nantinya yang akan menjadi pasanganmu :

  1. Rasa hormat : hormatilah pasanganmu dengan membiarkan mereka melakukan apa yang seharusnya menjadi bagian yang mereka lakukan. 
  2. Memberikan semangat dan tidak mengintimidasi : berikan semangat dan hindari membanding-bandingkan pasanganmu dengan yang lainnya. 
  3. Cantik : cantik bukan hanya soal penampilan fisik, tapi juga tentang karakter dan pola pikir. Jadilah wanita yang cantik luar dalam. 
  4. Tulus dalam memberikan apresiasi : hal sederhana seperti mengucapkan terimakasih atau memuji pasanganmu berarti kamu memandang, melihat dan menghargai apa yang pasanganmu kerjakan.

Ingatlah bahwa segala sesuatu akan indah pada waktunya. Musim “Single” adalah musim dan waktu yang terbaik untuk kamu mengenali diri kamu sendiri seutuhnya. Selain itu, musim “Single” juga adalah musim terbaik dimana kamu bisa mengenal Tuhan dan kehendak-Nya di dalam hidup kamu. Percayalah bahwa Tuhan selalu hadir di dalam setiap musim hidup kamu. Tuhan mengasihi kamu dan akan berjalan bersamamu di musim “Single”.


Eric Suryadi adalah penulis buku “Live Large” . Untuk informasi lebih lanjut, anda dapat menghubungi via sosial media @ericsruyadi

Sparks! merupakan sarana renungan kristen yang bertujuan untuk memperlengkapi kehidupan saat teduh setiap orang percaya. Sparks! akan membagikan konten renungan dalam berbagai topik mulai dari doa, iman, keselamatan, kasih, komunitas, keluarga, dan masih banyak lagi. Jika setelah membaca artikel ini anda tergerak untuk berkontribusi melalui wadah ini, anda dapat menghubungi kami melalui email ke daylightworks@gmail.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s