Bukan Kiper Cadangan

ditulis oleh Marcel Josojuwono, 24 Agustus 2020


Dalam dunia sepakbola, salah satu posisi pemain yang menurut saya paling menyedihkan adalah menjadi seorang kiper cadangan. Apabila anda pernah menyaksikan pertandingan sepakbola, anda akan melihat bahwa pemain unggulan biasanya akan bermain semenjak menit pertama.

Selanjutnya selama durasi 90 menit, sangat umum kalau yang andalan pun dapat digantikan oleh pemain cadangan. Biasanya tujuannya adalah menyimpan energi, memberikan kesempatan pada pemain lain, atau karena beberapa alasan lainnya.

Akan tetapi nasib posisi penjaga gawang cadangan sangat berbeda dengan pemain cadangan lain. Meskipun kiper utama bermain buruk sekalipun, sangat jarang anda melihat dia digantikan ditengah pertandingan. Kalau sampai anda melihat pergantian kiper, pada umumnya karena sang pemain utama mengalami cedera atau mungkin karena kartu merah. Singkatnya kiper cadangan itu hanya menjadi pilihan terakhir dan untuk jaga – jaga saja.

Starting Lineup Pertandingan Hidup
Layaknya pertandingan sepakbola, tentunya kita akan mempersiapkan senjata terbaik sebagai starting lineup dalam setiap pertandingan. “Pemain unggulan” tersebut pun bisa bermacam – macam, mulai dari harta, keahlian, pengalaman, koneksi, dan lainnya. Ketika pertandingan itu dimulai, kita akan menilai seberapa efektif hal tersebut menghalau tantangan atau bahkan membawa kemenangan. Apabila tidak sesuai ekspektasi, kita pun akan menyusun ulang strategi dan bahkan mungkin mengganti pemain andalan.

Masih untung ada di bangku cadangan, lebih parahnya lagi jangan – jangan kita pun sering kelupaan membawa doa ke pertandingan.


Akan tetapi di tengah semua ini dimanakah doa ditempatkan dalam pertandingan hidup kita? Seberapa sering kita mengalami keadaan yang membuat tidak tahu harus berbuat apa lagi, barulah kita berteriak mencari Tuhan? Seakan – akan kalau kita sudah mencoba segala strategi, ide dan aset barulah kita berdoa. Masih untung ada di bangku cadangan, lebih parahnya lagi jangan – jangan kita pun sering kelupaan membawa doa ke pertandingan.

Penyerang Utama, Bukan Kiper Cadangan
Bagaimana anda memposisikan doa secara langsung mencerminkan bagaimana anda memposisikan Tuhan dalam pertandingan. Ironisnya seringkali kita melihat bahwa doa itu adalah pertahanan terakhir, padahal seharusnya doa menjadi senjata menyerang utama. 

Daud sebagai raja atas Israel tahu benar akan hal ini dan memiliki strategi utama yang sangat berbeda dalam berperang. Perhatikanlah salah satu kejadian menarik ketika bangsa hendak menyerbu bangsa Israel:

Ketika orang Filistin itu datang dan memencar di lembah Refaim, bertanyalah Daud kepada TUHAN: “Apakah aku harus maju melawan orang Filistin itu? Akan Kauserahkankah mereka ke dalam tanganku?” TUHAN menjawab Daud: “Majulah, sebab Aku pasti akan menyerahkan orang Filistin itu ke dalam tanganmu.

2 Samuel 5:18-19

Senjata utama Daud dalam menghadapi peperangan adalah justru dengan lari kepada Tuhan melalui doa. Dia tahu bahwa hanya dalam Tuhanlah terdapat kemenangan dan kekuatan. Dia tahu bahwa doa itu adalah ujung tombak dalam pertandingan dan bukan opsi terakhir. Bahkan apabila anda lihat beberapa ayat berikutnya, Daud pun kembali bertanya kepada Tuhan ketika Filistin menyerang lagi dan kemenangan pun terjadi untuk kedua kalinya.

Seringkali kita melihat bahwa doa itu adalah pertahanan terakhir, padahal seharusnya doa menjadi senjata menyerang utama 


Jadi bagaimana dengan anda? Coba perhatikan “pemain” yang anda bawa ke pertandingan. Apakah saat ini Tuhan sedang menjadi playmaker dalam tim anda? Atau malah Dia sedang duduk di bangku cadangan sambil menunggu penjaga gawang anda cedera?

Mulai hari ini mari ubah paradigma mengenai doa sebagai opsi terakhir. Ingat Dia bukan kiper cadangan melainkan penyerang terbaik yang anda miliki.


Sparks! merupakan sarana renungan kristen yang bertujuan untuk memperlengkapi kehidupan saat teduh setiap orang percaya. Sparks! akan membagikan konten renungan dalam berbagai topik mulai dari doa, iman, keselamatan, kasih, komunitas, keluarga, dan masih banyak lagi. Jika setelah membaca artikel ini anda tergerak untuk berkontribusi melalui wadah ini, anda dapat menghubungi kami melalui email ke daylightworks@gmail.com.

One Reply to “Bukan Kiper Cadangan”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s