Amin | Iman

ditulis oleh Marcel Josojuwono, 24 Juni 2020


“Ada Amin saudara – saudara?”

Saya yakin anda seringkali menemukan situasi ini, yaitu ketika si Amin dicari-cari oleh pendeta barulah jemaat berseru “Amin!”. Selanjutnya kata amin ini pun juga sering kita dengar dalam doa, dalam pujian, atau dalam pembicaraan. “Yes! Amin!”, “Amiinn, semoga bener kejadian ya”, “Kita aminin aja deh apa yang lu omongin”, kata amin pun kita lontarkan dalam berbagai konteks. 

Akan tetapi pernahkah anda berpikir apa sih sebenarnya makna dari kata “Amin” tersebut? Jangan sampai anda sering mengucapkan kata ini tanpa tahu apa maksudnya.

Amin yang Mencerminkan Iman
Pada umumnya kata “Amin” sering diterjemahkan dengan arti “so be it” atau biarlah hal itu terjadi. Akan tetapi kalau sampai disitu saja, maka pengertian anda pun sama dengan orang belum percaya karena kata ini pun sering muncul dalam konteks agama apapun.

Tahukah anda bahwa sebenarnya kata “Amin” memiliki makna yang spesial dan sangat mendalam bagi orang percaya? Mari kita lihat ayat berikut:

Sebab Kristus adalah “ya” bagi semua janji Allah. Itulah sebabnya oleh Dia kita mengatakan “Amin” untuk memuliakan Allah.

2 Korintus 1:20 [TB]

Paulus menghubungkan kata “Amin” dengan konteks Kristus sebagai penggenapan janji Allah. Perhatikan bahwa kata penghubung yang digunakan adalah “Itulah sebabnya”. Hal ini berarti pernyataan Amin itu didasari oleh satu dasar yaitu kepercayaan akan Kristus.

Kata “Amin” yang anda anda ucapkan merupakan cerminan dari iman anda. Ketika anda berkata so be it, maka anda secara langsung sedang mendeklarasikan iman anda.

“Dalam Nama Tuhan Yesus, Amin”
Tentunya kalimat diatas sangat familiar kita dengar dan ucapkan dalam doa orang percaya. Mulai dari sekolah minggu sampai ibadah umum, doa makan atau doa sebelum tidur, kalimat ini selalu kita ucapkan dalam doa. Akan tetapi berdasarkan pengertian kita sebelumnya, maka seharusnya anda sadar bahwa ini bukan sekedar kalimat template doa orang percaya. 

Kata “Amin” yang anda anda ucapkan merupakan cerminan dari iman anda

Pada hari ini saya ingin mengajak sebelum anda mengakhiri doa anda dengan kata Amin, ingatlah akan karya penebusan Kristus. Karya penebusan Kristus adalah penggenapan janji keselamatan yang berarti hubungan kita kembali terhubung dengan Allah melalui Dia. Selanjutnya didalam-Nya ada begitu banyak janji yang semuanya akan digenapi, tidak ada yang terkecuali. Di dalam nama Yesus itu “Ya dan Amin!” dan anda meyakini bahwa janji itu pasti terjadi. 

Akan tetapi tunggu dulu! Sebelum anda tidak sabar untuk berseru Amin, coba perhatikan bagian terakhir dari ayat diatas. Ada satu pengertian lagi dari ayat ini yaitu bahwa pernyataan “Amin” anda itu ternyata memiliki tujuan khusus yaitu untuk kemuliaan Allah. Hal ini berarti penggenapan janji Tuhan dalam hidup anda hanya memiliki satu tujuan yaitu supaya nama Tuhan semakin ditinggikan dan dimuliakan.

Ingat bahwa semua dimulai dari iman anda kepada Tuhan dan diakhiri untuk kemuliaan Tuhan. Setelah anda merenungkan silahkan akhiri doa anda dengan mendeklarasikan iman anda:
“Dalam nama Tuhan Yesus, Amin!”.


Sparks! merupakan sarana renungan kristen yang bertujuan untuk memperlengkapi kehidupan saat teduh setiap orang percaya. Sparks! akan membagikan konten renungan dalam berbagai topik mulai dari doa, iman, keselamatan, kasih, komunitas, keluarga, dan masih banyak lagi. Jika setelah membaca artikel ini anda tergerak untuk berkontribusi melalui wadah ini, anda dapat menghubungi kami melalui email ke daylightworks@gmail.com.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s