Make Them Feel His Love

ditulis oleh Richele Kwok, 21 Juni 2020


Tak pernah terpikirkan bahwa bekerja di sebuah autism centre di Australia akan membawa dampak yang begitu besar dalam hidup saya. Proses yang begitu panjang saya lalui, dari awal keinginan saya untuk melanjutkan pendidikan disana, sampai akhirnya Tuhan membawa saya untuk bekerja di tempat saya bekerja saat ini. Berteman dengan anak-anak berkebutuhan khusus bukan menjadi hal yang memalukan untuk saya. Justru saya sangat terberkati dengan kehadiran mereka dalam keseharian saya. Ijinkan saya untuk sekali lagi membagikan cerita dan pengalaman saya bersama dengan salah satu anak yang saya kasihi, seorang anak yang berusia 3 tahun, sebut saja James.

Anak Tuhan yang dikasihi, James
James adalah seorang anak yg memiliki orang tua asuh. Walaupun orang tua asuh James sudah tua, mereka sangat menyayangi James layaknya anak kandung. James selalu dijemput lebih pagi dibandingkan teman-temannya. Sebagai contoh, ketika centre tutup jam 5 sore, James selalu dijemput di jam 2.30. Karena sering bersama dengan James, saya dapat menilai kalau James adalah salah satu anak yang cukup sulit untuk ditangani. Bahkan kadang untuk mengajak James dari satu kelas ke toilet saja membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit dengan berbagai macam jurus dan strategi yang saya gunakan.

Namun, hari Jumat itu menjadi hari yang berbeda. Saya melihat James belum dijemput hingga centre tutup. Setelah mencari informasi lebih lanjut, ternyata James sudah tidak dirawat oleh orang tua asuhnya lagi. Hal ini dikarenakan usia orang tua asuhnya sudah tua dan merasa tidak sanggup lagi untuk mengurus James. Sehingga pada akhirnya James diserahkan ke sebuah panti asuhan. Hari ini pun, pihak dari panti asuhan tidak menjemput James. Sungguh, hati saya sedih sekali ketika mengingat dan James yang mondar-mandir di pintu dan menarik-narik rambut saya karena ingin pulang. 

He calms the storm to a whisper
He stills the waves with His power
With His hands working in my life
I’ll walk through valleys, whom shall I fear?
He heals the broken hearted
He binds up my wounds and pains
I feel His love, goodness and strength
Following me close, through all my life

His Love by JPCC Choir

Sepanjang perjalanan pulang dari kantor di hari itu, saya sambil mendengarkan salah satu lagu favorit saya yang berjudul His Love by JPCC Choir. Seolah Tuhan mengingatkan saya sekali lagi bagaimana kasih Tuhan yang membalut luka hati, yang memberikan kekuatan, yang memimpin saya untuk melalui ketakutan, dan tetap mengijinkan saya untuk merasakan keindahan dunia yang diciptakan oleh-Nya. James yang mungkin tidak mengerti dengan jelas apa yang terjadi di dalam kehidupannya, akan tinggal bersama siapa dia nanti, masalah apa yang akan dihadapinya, siapa yang akan menjadi keluarga dan teman barunya, atau bahkan ketakutan dalam melewati lembah kelam ketika ia bertumbuh  dan beranjak dewasa. Namun, di balik itu semua, tetap ada kasih Tuhan yang mampu melenyapkan segala ketakutan itu.

Kasih Tuhan Memampukan Kita Untuk Mengasihi
Ada kekuatan dari Tuhan yang diberikan kepada orang-orang di sekitar James seperti saya, untuk mengasihi James dan menjadi perpanjangan tangan Tuhan untuk memberkatinya. Saya mengambil tanggung jawab untuk selalu mengasihi James setiap kali saya berada di kelas. Tidak dapat dipungkiri, saya pun pernah merasakan kesal dan jengkel ketika menghadapi James dan teman-temannya. Tetapi, Tuhan mengingatkan saya sekali lagi, bahwa Tuhan pun mengasihi saya begitu luar biasa, tanpa syarat. Ketika saya masih sering khawatir, ketika saya masih sering gagal untuk mengampuni, ketika saya masih seringkali gagal mengasihi orang yang tidak baik kepada saya, ketika saya masih belum sempurna, Tuhan tetap mengasihi saya secara sempurna. Biarkan mereka merasakan kesempurnaan kasih Tuhan sehingga mereka hanya bergantung kepada Nya dan bukan kepada manusia. 

Taste and see that the LORD is good

Psalm 34:8 [NIV]

Sulit bagi saya untuk mengasihi orang lain ketika saya belum pernah merasakan sendiri apa itu kasih. Ibaratnya, tidak mungkin seseorang dapat merekomendasi sebuah tempat makan yang enak dan nikmat jika orang tersebut belum pernah merasakan masakan dari tempat makan itu. Namun saya bersyukur, bahwa Tuhan mengijinkan saya untuk merasakan kasih-Nya yang begitu luar biasa sepanjang hidup saya. Ketika saya pernah melewati masa lalu yang mungkin membuat saya keras hati, kasih Tuhan yang lembut selalu berhasil menggapai dan menarik saya untuk kehidupan yang lebih baik bersama-Nya. 

Ketika kita sudah merasakan kasih Tuhan, biarkan kasih Tuhan yang sama juga meluap dari  kehidupan kita sehingga orang lain juga dapat merasakannya. Bukan hanya saya, bukan hanya James, tetapi setiap orang bahkan mereka yang pernah menyakiti kita, memiliki hak yang sama untuk merasakan kasih dan kebaikan Tuhan. Juga kamu, yang sedang membaca kisah saya hari ini. Kamu dikasihi Tuhan. Saya percaya dan berdoa supaya kamu bisa merasakan kasih Tuhan lebih lagi dan menjadi dampak untuk orang-orang di sekelilingmu.

Dear friends, let us love one another, for love comes from GOD. Everyone who loves has been born of GOD and knows GOD.
Whoever does not love does not know GOD, because GOD is love

1 John 4:7-8


Sparks! merupakan sarana renungan kristen yang bertujuan untuk memperlengkapi kehidupan saat teduh setiap orang percaya. Sparks! akan membagikan konten renungan dalam berbagai topik mulai dari doa, iman, keselamatan, kasih, komunitas, keluarga, dan masih banyak lagi. Jika setelah membaca artikel ini anda tergerak untuk berkontribusi melalui wadah ini, anda dapat menghubungi kami melalui email ke daylightworks@gmail.com.

3 Replies to “Make Them Feel His Love”

  1. Kisah nyata yg luar biasa. Saya sangat diberkati dari kisah itu. Kasih Tuhan memang luar biasa…. Terus berkarya, my dear friend Richelle. Gbu

    Like

  2. Mantap richelle 👍 kesaksian yg baguus, terus jdi berkat yaah dan tetep fokus dengan kasih Tuhan!

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s